Sosok

Posted: 22/12/2010 in uncategories

Wuryanto(32) adalah seorang pembuat keris. Pria berkumis tipis ini merupakan salah satu pembuat keris dari puluhan pembuat keris di Sentra Kerajinan Keris Alun-alun utara Keraton Kasunanan Hadiningrat. Melalui kedua tangannya, puluhan keris dengan berbagai macam dhapur (bentuk) telah dibuatnya. Tak khayal, jika beliau berkenan untuk sedikit banyak berbagi tentang senjata tajam yang pada umumnya bentuknya berlekuk-lekuk itu.
Menurut beliau, ketika seseorang mengamati pusaka keris, maka dia akan menilai dari “pamor”nya (motif yang tergores di tubuh keris). Misalnya beras wutah, singkir, ujung gunung, blarak sineret, dan masih banyak lagi.
Setelah melihat pamor nya, hal lain yang akan dilihat dari sebuah keris adalah dhapur nya (bentuk) dari keris tersebut. Dhapur pada dasarnya terdiri dari dua macam, yakni Lurus dan Elok. Dhapur lurus misalnya Tilam putih, Tilam sari, Kebo lajer, Jalak, sedangkan Elok misalnya Dhamar murup, Jangkung, Pandawa, Jaran Goyang, Sempono carito, Sabuk inten, Sengkelet, serta Bimo kurdho.
Suripto (46) adalah seorang kolektor pusaka- pusaka yang berasal dari daerah Sukolilo Pati Jawa Tengah. Pria yang sorot matanya tajam ini, mempunyai koleksi pusaka- pusaka yang diperolehnya melalui pertapaan maupun warisan dari nenek moyang. Beberapa koleksi pusaka yang beliau miliki diantaranya keris, tongkat, serta batu-batu bertuah.

“Saya itu suka mengoleksi pusaka-pusaka mas, salah satunya batu ini ( foto kiri ). Batu ini bukan seperti batu biasa pada umumnya. Batu ini bernama Badar Kenyik, batu ini bisa dikatakan bertuah karena dia bisa melindungi si pemiliknya dari serangan senjata api, misalnya bedhil ( senapan ). Jadi tidak heran, jika dulu banyak orang-orang sakti yang kebal terhadap peluru-peluru dari senapan tentara belanda”, terang Beliau sembari duduk santai dt teras rumahnya.

Selain Badar Kenyik, pria yang akrab disapa Pak Surip ini juga mengoleksi beberapa pusaka yang lain diantaranya Keris Singkir Angin, Badar Besi, Mahkota Naga Raja, dan lain sebagainya. Uniknya ketika beliau diberikan satu pertanyaan, apakah cincin dengan permata biru yang dikenakannya juga termasuk pusaka bertuah? Beliau pun menjawab sembari tertawa, “oalah…ini cuma cincin batu permata biru dari Gunung Kidul, cincin ini bertuah tetapi cukup saya saja yang mengetahuinya”.

Sebagai kolektor pusaka, beliau pun memberikan pesan bagi pemuda penerus bangsa, yakni “mulailah untuk peduli terhadap budayamu, kalau tidak sekarang mau kapan lagi? “

Advertisements

Kebo Kyai Slamet

Posted: 22/12/2010 in uncategories

Kebo kyai Slamet merupakan hadiah yang diberikan kepada SISKS. Pakubuwono II oleh Bupati Ponorogo kala itu. Kala itu, hewan tersebut adalah upeti (hadiah) untuk Sinuhun PB II. Kebo tersebut kemudian menjadi klangenan (kegemaran) tersendiri bagi PB II dan dengan alasan itu pula kebo tersebut dipercaya untuk menjadi pengawal pusaka Kyai Slamet, itulah sebabnya sekarang kebo tersebut popular dengan nama kebo Kyai Slamet.
Karena keistimewaannya tersebut, maka kebo ini mendapatkan kehormatan yang tinggi melebihi pangkat Kraton sendiri. Sehingga membuat masyarakat mengakui bahwa kebo tersebut merupakan hewan bertuah. Tak khayal jika sekarang, banyak sekali masyarakat yang “ngalap berkah” atau mencari berkah dari kebo yang berkulit putih itu.

Badar Besi

Posted: 22/12/2010 in uncategories


Badar Besi ini hampir sama dengan Badar Kenyik, berguna sebagai kekebalan tubuh tetapi bukan senjata api melainkan senjata tajam semisal pedang, pisau, golok dan sejenisnya.

Badar Kenyik

Posted: 22/12/2010 in uncategories


Badar Kenyik ini berguna sebagai kekebalan tubuh dari senjata api. Ketika seseorang memakai Badar Kenyik maka dia akan menjadi kebal terutama dengan peluru dari senjata api.

Keris Mustika Penoleh

Posted: 22/12/2010 in uncategories


Keris Mustika Penoleh merupakan keris yang berasal dari penjuru barat mata angin, yakni Gunung Merapi Magelang Jawa Tengah. Keris ini merupakan keris berjenis “Leres” yang didapatkan ketika bertapa di Lereng Gunung Merapi. Keris ini mempunyai kekuatan yakni menjadikan pemiliknya mempunyai aura positif. Aura tersebut berupa ketertarikan orang lain yang melihat si pemilik keris tersebut.

Mahkota Naga Raja

Posted: 22/12/2010 in uncategories

Mahkota Naga Raja merupakan pusaka yang berbentuk batu. Pusaka ini berasal dari wangsit untuk mengambil mustika Nagaraja dari goa pertapaan Angling Dharma Sukolilo Pati. Mbah Mentel merupakan Kyai yang mewariskan pusaka itu kepada Pak Surip ( narasumber ). Pusaka ini berguna untuk membuka aura kewibawaan bagi yang membawanya. Ketika seseorang menghadapi suatu permasalahan, maka dengan Mahkota Naga Raja akan dapat membuat seseorang itu terlihat berwibawa dimata orang lain.

Keris Singkir Angin

Posted: 21/12/2010 in uncategories

KERIS SINGKIR ANGIN

Keris ini berguna sebagai tameng (pelindung) rumah dari berbagai angin besar yang berpotensi merusak. Keris ini bisa digunakan ketika dia digantungkan pada salah satu tiang penyangga rumah (Saka dalam bahasa jawa).Keris ini berasal dari mataram yang dibuat oleh Empu Supa.